Minggu, 08 Oktober 2017

komunikasi bisnis

Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Bisnis

  1.  Peranan Komunikasi dalam Bisnis
Arti penting komunikasi adalah sebagai sarana atau alat untuk menciptakan jalinan pengertian yang sama dan serasi serta menimbulkan dasar tindakan serta dasar terbentuknya kerja sama. Dengan kata lain peranan komunikasi dapat diformulasikan sebagai berikut :
  • Sebagai alat untuk menciptakan kesamaan pengertian.
  • Sebagai alat untuk menggerakkan perbuatan atau reaksi pesan (komunikator).
2. Komunikasi Bisnis dengan Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi diantara dua orang atau lebih dengan harapan terjadinya pengaruh yang positif atau menimbulkan efek tertentu yang diharapkan. Komunikasi adalah persepsi dan apresiasi. Persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan suatu perusahaan yang dapat menangani akan hal itu diberbagai situasi yang menantang. Semua bisnis tentunya juga membutuhkan semua informasi yang sangat aktual, cepat dan dapat dipercaya, yang mana bisa semua permasalahan tersebut hanya bisa diselesaikan melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi ( ICT ).
Pergerakan bisnis yang semakin cepat menuntut komunikasi (suara, data dan informasi) yang lebih lebih cepat guna mempertahankan pelanggan, pemasok, dan, bahkan, dalam menghadapi persaingan.
3. Keuntungan Menguasai Teknologi Informasi
Kemajuan yang telah dicapai manusia dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan sesuatu yang patut kita syukuri karena dengan kemajuan tersebut akan memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaan dan tugas yang harus dikerjakannya. Namun, tidak semua kemajuan yang telah dicapai tersebut membawa dampak positif. Diantara kemajuan yang telah dicapai tersebut ternyata dapat membawa dampak negatif bagi manusia. Dibawah ini akan dipaparkan dampak positif (keuntungan) dan negatif(kerugian) dari penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan pemerintahan.
a.Dalam Bidang Sosial
Keuntungan :
Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi antara suatu tempat dan tempat yang lain.
Kerugian :
  • Dengan semakin pesatnya komunikasi membuat bentuk komunikasi berubah yang asalnya berupa face to face menjadi tidak. Hal ini dapat menyebabkan komunikasi menjadi hampa.
  • Seseorang yang terus menerus bergaul dengan komputer akan cenderung menjadi seseorang yang individualis.
  • Dengan pesatnya teknologi informasi baik di internet maupun media lainnya membuat peluang masuknya hal-hal yang berbau pornografi, pornoaksi, maupun kekerasan semakin mudah.
  • Kemajuan TIK juga pasti akan semakin memperparah kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat antara orang kaya dan orang miskin.
  • Maraknya cyber crime yang terus membayangi seperti carding, ulah cracker, manipulasi data dan berbagaicyber crime yang lainnya
Menurut Paul C Saettler dari California State University, Sacramento, Satu hal yang pasti, interaksi anak dan komputer yang bersifat satu (orang) menghadap satu (mesin) mengakibatkan anak menjadi tidak cerdas secara sosial.
b. Dalam Bidang Pendidikan
Keuntungan :
  • Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
  • Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
  • Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasisteleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
  • Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.
Kerugian :
  • Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudahterjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
  • Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
  • Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).
c. Dalam Bidang Ekonomi
Keuntungan :
  • Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
  • Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-traansaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan
  • Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.
Kerugian :
  • Dengan mudahnya melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi narkoba.
  • Hal yang sering terjadi adalah pembobolan rekening suatu lembaga atau perorangan yang mengakibatkan kerugian financial yang besar.
d. Dalam Bidang Pemerintahan
Keuntungan :
  • Tenologi Informasi dan Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
  • e-government juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
  • Masyarakat dapat memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang dibuaat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerintah.
Kerugian :
  • Semakin bebasnya masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.
  1. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi
  2. Penerapan TIK dalam bidang pendidikan
Bila negara ingin maju tentu yang pertama diperhatikan adalah bagaimana perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang ada. Kemudian dari TIK tersebut bagi diterapkan pada berbagai bidang dan SDM yang ada.Pendidikan semakin berkembang dan semakin canggih dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi. Semakin canggih teknologi yang dimiliki maka semakin bagus pula pendidikan yang diterapkan pada peserta didik dan orang awam. Saat ini untuk mengembangkan pendidikan dapat ditempuh dengan berbagai cara seperti melalui internet, video maupun audio. Komunikasi yang dilakukan melalui internet diras lebih efektif dan efisien untuk pengembangan pendidikan sehingga proses pembelajaran semakin efisien.
  • Penerapan TIK dalam bidang bisnis
Dalam dunia bisnis, teknologi informasi dan komunikasi sangat penting terutama untuk menciptakan produk baru yang lebih bagus dari produk sebelumnya.Hampir semua bisnis memanfaatkan TIK. Saat ini banyak dilakukan jual beli secara online atau dikenal dengan bisnis online, hal ini adalah salah satu pemanfaatan TIK dalam dunia bisnis. Dengan menggunakan internet dan beberapa perangkat lainnya yang mendukung tersebut maka bisnis bisa semakin cepat berkembang.
4. Penerapan TIK dalam bidang kesehatan
Dunia kesehatan juga memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, halini bisa ditunjukkan dari beberapa penerapan teknologi saat perawatan medis pasien, kemudahan dalam mendeteksi penyakit maupun pengobatan yang dilakukan baik dengan bedah atau operasi maupun pengobatan lainnya. Semakin pesat perkembangan teknologi informasi yang ada maka semakin canggih pula dunia medis yang diterapkan.
  • Penerapan TIK dalam dunia perbankan
Dalam dunia perbankan pun teknologi informasi dan komunikasi juga sangat penting seperti dengan adanya internet banking. Penggunakan teknologi ini sangat menguntungkan nasabah karena sangat mudah digunakan dan tidak memungut biaya yang mahal. Beberapa penerapan teknologi tersebut memang bisa membuat kemajuan dunia yang luar biasa bahkan semakin berlomba masing-masing negara untuk menciptakan teknologi yang canggih dan lebih modern untuk kemajuan.
  • Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pengambilan Keputusan Bisnis
Sistem informasi adalah salah satu cara agar organisasi bisnis dapat memberikan keunggulan kompetitif. Teknologi informasi merupakan sumber daya keempat setelah sumber daya manusia, sumber daya uang, sumber daya mesin yang digunakan untuk membentuk dan mengoperasikan perusahaan. Teknologi informasi dalam organisasi akan membantu penyediaan informasi dalam pengambilan keputusan seorang manajer dalam suatu perusahaan dengan cepat. Sistem informasi tersebut digunakan untuk meningkatkan kinerja individual dalam organisasi bisnis yang pastinya juga akan meningkatkan kerja organisasi. Teknologi sistem informasi saat ini memainkan peranan penting dalam mendukung pengambilan keputusan oleh manajemen dalam pengevaluasian. Dimana evaluasi tersebut berguna dalam membantu tercapainya keberhasilan atas pengembangan sistem informasi.
Keberhasilan suatu sistem informasi tergantung pada kemudahan dan pemanfaatan pemakai sistem terhadap teknologi yang ada dalam sistem karena teknologi akan membantu individu dalam menyelesaikan tugasnya. Suatu hal yang amat penting diperhatikan oleh perilaku bisnis dalam merapkan teknologi informasi adalah sejauh mana keberhsilan sistem tersebut membawa dampak positif dalam peningkatan kinerja baik individual maupun organisasi secara keseluruhan.
Penerapan teknologi informasi dalam sistem informasi perusahaan atau organisasi harus dipertimbangkan dari sisi efisiensi dan keefektifan serta pemanfaatan dari pemakaian teknologi informasi tersebut. Untuk mengukur seberapa besar manfaat atau pengaruh teknoligi sistem informasi dalam suatu perusahaan atau organisasi diperlukan suatu evaluasi untuk memberikan gambaran keberhasilan sistem itu sendiri. Evaluasi yang dilakukan terhadap teknologi sistem informasi bermula dari pemakai. Karena pemakai dapat berasumsi mengenai teknologi sistem informasi yang dibutuhkan sesuai dengan kemampuan dan sesuai dengan kebutuhannya. Peranan Teknologi informasi ini tentu saja untuk mempermuda akses pebisnis dan konsumen, membuka peluang bisnis, dan memberikan apa yang sedang diperlukan oleh orang-orang.
KESIMPULAN
Kemajuan teknologi telah mempermudah berjalannya kegiatan bisnis, terutama dalam komunikasi bisnis. Pebisnis tidak perlu bertatap muka dengan costomer, semua dapat dengan mudah dengan system komputerisasi. Penggunaan teknologi yang benar dalam dunia bisnis akan mendukung kegiatan bisnis untuk meningkatkan produktivitas, efisiensasi waktu, mengurangi biaya operasional, meningkatkan hubungan dengan konsumen, dan dapat membuat system strategi bisnis yang baru. Peranan Teknologi informasi ini tentu saja untuk mempermuda akses pebisnis dan konsumen, membuka peluang bisnis, dan memberikan apa yang sedang diperlukan oleh orang-orang.
 Penerapan teknologi ini juga terkadang tidak cocok bagi suatu organisasi. Maka dari itu perlu adanya evaluasi pemakai atas teknologi. Jika evaluasi pemakai atas teknologi cocok dengan kemampuan dan tuntutan dalam tugas pemakai, maka akan memberikan dorongan pemakai untuk memanfaatkan teknologi sistem informasi. Jika telah terjadi evaluasi, peranan teknologi komunikasi akan berjalan dengan seharusnya dan akan terus berkembang sejalan dengan kegiatan berbisnis.

komunikasi bisnis

Komunikasi Bisnis dan Perkembangannya dalam Penggunaan Teknologi Informasi


Bayangkan dunia tanpa komunikasi, mungkin dunia ini akan sepi, hening dan akan selalu terjadi kesalah pahaman atau yang lazim disebut dengan nama miss-communication antar individu, yang pada akhirnya peperanganlah yang akan terjadi. Tentu saja kita semua tidak mau terjebak dalam kondisi seperti ini. Sejalan dengan perkembangan zaman, maka bentuk komunikasi ini dipergunakan dalam segala aspek kehidupan, dari mulai aspek sosial (berkomunikasi dengan orang lain), aspek budaya, aspek ekonomi, politik dan keamanan.
Dalam aspek ekonomi atau bisnis, komunikasi memegang peranan penting untuk menentukan keberhasilan sebuah perusahaan menwujudkan visi dan misi nya. Visi dan misi tersebut haruslah dikomunikasikan dari top level menejemen keseluruh sampai ke tingkatan yang terendah, tujuannya hanya satu yaitu menggapai tujuan perusahaan melalui komunikasi dari setiap elemen yang ada dalam perusahaan.
Mengapa komunikasi bisnis sangat diperlukan dalam dunia bisnis? Pertanyaan tersebut dapat dijawab sebagai berikut :
• 70 - 90% of a businessperson’s time is spent communicating.
• Perubahan dalam management diselesaikan melalui proses komunikasi
• Fungsi management dilakukan melalui komunikasi
• Meningkatkan ukuran dan kompleksitas dari perusahaan bisnis
• Meninglatkan spesialisasi Increasing specialization.
• Meningkatkan desentralisasi
Dan melalui komunikasi seorang individu dapat melakukan hal – hal yang diimpikannya antara lain untuk mendapatkan promosi jabatan, mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan, menjadikan kita seorang pemimpin yang efektif dan menjadi karyawan yang produktif dalam sebuah perusahaan.
Jadi apakah sebenarnya yang dimaksud dengan komunikasi itu ? komunikasi dapat diartikan suatu proses perpindahan arus informasi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih atau yang dilakukan antar kelompok dalam rangka untuk mencapai tujuan tertentu. Proses komunikasi yang terjadi bisa terjadi dua arah yaitu : Two-way Communications – saluran komunikasi yang memerlukan suatu timbal balik. Dan. One-way Communications – yaitu suatu saluran komunikasi yang tidak memerlukan timbal balik, dimana timbal balik ini, akan memberikan sang pengirim pesan untuk mengkalrifikasi pesan apabila pesan yang disampaikannya tidak dapat diterima oleh penerima.
Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa dengan komunikasi bisa terjadi perubahan, perubahan yang paling terasa adalah dalam bidang teknologi, bisa kita bayangkan apabila teknologi komunikasi tidak ada perubahan, mungkin tidak akan muncul perusahaan – perusahaan kelas dunia, seperti Microsoft, apple.inc, General Electric, Nokia. Mereka adalah perusahaan – perusahaan yang berhasil mengkombinasikan antara perkembangan komunikasi dengan perkembangan teknologi.
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Istilah teknologi informasi mulai populer di akhir tahun 70-an. Pada masa sebelumnya istilah teknologi informasi biasa disebut teknologi komputer atau pengolahan data elektronis (electronic data processing).Teknologi informasi didefinisikan sebagai teknologi pengolahan dan penyebaran data menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), komputer, komunikasi, dan elektronik digital
Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi[3]
A. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perusahaan
Penerapan teknologi informasi dan komunikasi sering dipakai oleh para pelaku bisnis dalam rangkan untuk memenuhi keperluan efisiensi waktu, biaya dan penggunaan sumber daya menyebabkan setiap pelaku bisnis perlu menggunakan teknologi pada setiap kegiatan yang dilaksanakannya. Penerapan komunikasi telah menyebabkan pergeseran budaya kerja yang ada di perusahaan misalnya saja penerapan Just-in-Time (JIT) dalam suatu perusahaan. JIT adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk memesan barang / input yang dilakukan kepada supplier untuk mendukung proses produksi pada saat dibutuhkan, dalam hal JIT ini tentu saja dieprlukan komunikasi yang intensif antara perusahaan dengan supplier sedikit saja terjadi misscommunication, maka kekacauanlah yang akan terjadi.
B. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis
Dalam dunia bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet. Konsep teknologi yang ada dewasa ini dimnfaatkan oleh dunia usaha untuk menjual barang melalui teknologi internet, meskipun antara pedagang dengan pemeli tidak berkomunikasi secara langsung, mereka tetap berkomunikasi, hanya saja melalui media yang berbeda. Disini terlihat bahwa batas – batas antar negara sudah tidak ada lagi (boundariesless), kita bisa melakukan perdagangan dengan orang – orang dari belahan benua lain.
C. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perbankan
Dewasa ini bertransksaksi melalui bank oada hari libur bukanlan hal yang tabu utuk dilakukan, karena sesuai dengan perkembangannya, Teknologi komunikasi dan sudah mulai diperkenal dalam dunia perbankan yang dikenal dengan istilah phone-bankingm sms banking dan internet banking, namun sisi negatif dari perkembangan teknologi ini adalah semakin tinggi angka kriminalitas dunia maya (cyber crime).

D. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seiring perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari sering dijumpai kombinasi teknologi audio/data, video/data,audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang
murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orangatau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik.
E. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Kesehatan
Sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien. Digunakannya robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien. http://wadahcelotehku.blogspot.co.id/2009/01/komunikasi-bisnis-dan-perkembangannya.html

komunikasi bisnis

Pengertian dan Cakupan Komunikasi Bisnis
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi diantara dua orang atau lebih dengan harapan terjadinya pengaruh yang positif atau menimbulkan efek tertentu yang diharapkan.  Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

Berikut pengertian komunikasi bisnis menurut para ahli:
+ Pengertian komunikasi bisnis menurut Purwanto: Komunikasi bisnis adalah komunikasi yang digunakandalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi baik komunikasi verbal maupun nonverbal untuk mencapai tujuan tertentu
+ Pengertian komunikasi bisnis menurut Katz (1994:4) Komunikasi Bisnis adalah adanya pertukaran ide, pesan, dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan komersil. Komunikasi bisnis’ diartikan sebagai komunikasi yang terjadi dalam dunia bisnis dalam rangka mencapai tujuan dari bisnis itu (Katz, 1994). Istilah ‘bisnis’ dalam konteks ini diterjemahkan sebagai suatu organisasi perusahaan
+ Pengertian komunikasi bisnis menurut Rosenbaltt (1982:7): “Business Communication are purposive interchange of ideas, opinions, information, instructions, and the like, presented personally or impersonally by symbols or signal as attain the goals of the organizations” (Komunikasi Bisnis adalah pertukaran ide-ide opini, informasi, instruksi dan sejenisnya, yang dikemukakan baik secara personal ataupun nonpersonal melalui simbol atau tanda, untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan)
+ Pengertian komunikasi bisnis menurut Persing (1981:108) “Business communication may be defined as the spiraling process of the transaction of meanings through symbolic action involving all elements associated with sending and receiving written, oral, and nonverbal messages internal to organizations of paid people working together to produce and market goods and services for provit.” (Komunikasi Bisnis adalah proses penyampaian arti melalui lambang-lambang yang meliputi keseluruhan unsur-unsur yang berhubungan dengan proses penyampaian dan Penerimaan pesan, baik itu dalam bentuk tulisan, lisan, maupun nonverbal yang dilakukan di dalam suatu organisasi yang membayar orang yang secara bersama-sama memproduksi dan memasarkan barang-barang dan jasa guna memperoleh keuntungan).
2. Cakupan / Ruang Lingkup Komuikasi Bisnis
Ada lima komponen yang penting untuk diperhatikan dalam proses komunikasi, yaitu:
  • Pengirim pesan (sender atau komunikator)
  • Pesan yang dikirimkan (message)
  • Bagaimana pesan tersebut disampaikan (delivery channel atau media)
  • Penerima pesan (receiver atau komunikan)
  • Umpan balik (feedback) atau effect.
Kelima komponen penting yang harus diperhatikan dalam proses komunikasi diatas tidak hanya berlaku untuk komunikasi bisnis, tetapi dalam dunia pendidikan kelima komponen tersebut juga penting untuk diperhatikan. Hal itu diperlukan untuk mencapai sebuah tujuan belajar yang diharapkan melalui komunikasi yang efektif. Komunikasi yang efektif dalam pembelajaran banyak ditentukan oleh keaktifan selama proses belajar berlangsung yaitu adanya bentuk komunikasi dalam bentuk timbal balik berupa pertanyaan dan jawaban pertanyaan dari sebuah proses belajar mengenai topik tertentu yang dibahas dalam proses belajar tersebut.
3. Unsur-Unsur dalam Komunikasi
Dalam komunikasi bisnis terdapat enam unsur pokok, yaitu:
  • Memiliki tujuan, artinya komunikasi bisnis harus memiliki tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya sejalan dengan tujuan organisasi
  • Pertukaran, dalam hal ini melibatkan paling tidak dua orang atau lebih yakni komunikator dan komunikan
  • Gagasan, opini, informasi, instruksi merupakan isi dari pesan yang bentuknya beragam tergantung tujuan, situasi, dan kondisinya
  • Menggunakan saluran personal atau impersonal yang mungkin bersifat tatap muka, menggunakan media tertentu atau melalui media yang menjangkau jutaan orang secara bersamaan
  • Meggunakan simbol atau sinyal yang merupakan alat atau metode yang dapat dimengerti atau dipahami oleh penerima untuk menyampaikan pesan
  • Pencapaian tujuan organisasi: salah satu karakteristik yang membedakan organisasi atau lembaga formal dari informasi adalah adanya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh manajemen
Unsur-unsur komunikasi tersebut juga diperlukan dalam komunikasi dalam bidang pendidikan. Hanya saja yang membedakannya adalah tujuan yang akan dicapai disesuaikan dengan kebutuhan dunia pendidikan.
4. Bentuk Komunikasi Bisnis
Pada dasarnya ada dua bentuk komunikasi yang umum digunakan dalam dunia bisnis, yaitu, komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal.
  • Komunikasi verbal
Komunikasi verbal (verbal communication) merupakan salah satu bentuk komunikasi yang disampaikan kepada pihak lain melalui tulisan (written) dan lisan (oral). Contohnya adalah membaca majalah, mambaca surat kabar, mempresentasikan makalah dalam suatu acara seminar dan lain-lain.
Adapun dalam berkomunikasi secara verbal, dibutuhkan pengungkapan kata-kata yang disusun dalam suatu pola yang berarti, baik dalam bentuk tulisan maupun lisan, seperti:
+ Berbicara dan Menulis: Suatu pesan yang sangat penting dan kompleks, sebaiknya disampaikan dengan menggunakan tulisan, seperti surat, memo dan laporan
+ Mendengarkan dan Membaca: Untuk mencapai komunikasi yang efektif, maka diperlukan komunikasi dua arah, dimana orang-orang yang terlibat di dalamnya memerlukan ketrampilan mendengar (listening) dan membaca (reading)
  • Komunikasi Nonverbal
Komunikasi nonverbal merupakan bentuk komunikasi yang paling mendasar dalam komunikasi bisnis. Walaupun pada umumnya komunikasi nonverbal memiliki sifat kurang terstruktur sehingga sulit untuk dipelajari, seperti memahami dalam penggunaan bahasa isyarat, ekspresi wajah, gerakan tubuh, sandi, simbol-simbol, warna dan intonasi suara. Dalam penyampaiannya, komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal memilki arti yang berbeda-beda, seperti dalam komunikasi nonverbal. Pesan yang disampaikan biasanya dilakukan secara spontan tanpa memiliki rencana dan dilakukan secara tidak sadar dan bersifat alami.
Adapun Komunikasi Nonverbal memilki beberapa tujuan yaitu:
Menyediakan dan memberikan informasi
Mangatur alur suatu percakapan
Mengekspresikan emosi
Memberi sifat dan melengkapi, menentang atau mengembangkan pesan-pesan verbal
Mengendalikan atau mempengaruhi orang lain
Mempermudah tugas-tugas khusus, misalnya dalam memberikan pengajaran pada saat kuliah
Dalam prakteknya tentu komunikasi verbal dan non verbal dapat bergabung agar penyampaian sebuah informasi dapat mudah dipahami. Contohnya komunikasi yang dilakukan seorang pemimpin untuk menyuruh bawahannya dimana melalui ucapan dan ekspresi wajah yang tepat akan mempermudah penyampaian maksud dan tujuan yang akan disampaikan sehingga tidak akan terjadi sebuah kekeliruan.
5. Bisnis dalam Pandangan Komunikasi
Dalam konsep dan azas komunikasi modern yang lebih menekankan pada kebutuhan komunikan dan kesiapan dari komunikan dalam proses komunikasi, hal ini lebih penting dari fungsi pesan dan tujuan dari komunikator, ini disebabkan oleh prinsip – prinsip yang lebih modern yang lebih mempertimbangkan dan memperhitungkan pada peluang dari pada produksinya. Walaupun konsep permintaan berkaitan dengan konsep permintaan (Anda dapat mempelajari ekonomi mikro), tetapi dalam kenyataan di pasar tidak secara otomatis jika pada saat kelebihan barang dan jasa secara langsungakan membuat pasar menjadi jenuh atau sebaliknya dengan kelangkaan barang dan jasa akan menyebabkan timbulnya suatu peluang pasar, mengapa demikian, hal ini disebabkan oleh:
+ Secara realita psikologis suatu kebutuhan dapat diciptakan
Kebutuhan akan barang secara individual, dalam kontek ini peluanng pasar dapat di buat dengan mekanisme komunikasi secara berkesinambungan dengan membentuk nilai – nilai social, preferensi dan fungsi. Peluang pasar ditentukan oleh citra, kebutuhan dan perilaku konsumen tentang barang dan jasa. Jika suatu produk dapat menyakinkan konsumen dalam hal kredibilitas, memiliki fungsi, ada jaminan keamanan dan memiliki keunggulan lain, maka peluang pasar akan terbentuk.Secara umum selalu timbul permasalahan dimana konsumen – pasar tidak mengetahui informasi dan keberadaa barang dan jasa di pasar, yang disebabkan umumnya kurang baik dan kurang memadai dalam menjalankan strategi komunikasi. Hal ini harus dikembangkan strategi komunikasi yang baik dan efektif ke pasar, yaitu dengan menjalankan promosi, seperti:
Kegiatan hubungan antar manusia
Kegiatan hubungan masyarakat
Kegiatan advertensi atau iklan
Kegiatan promosi melalui media elektronik
Kegiatan promosi dan penjualan melalui media internet
Mengembangkan system informasi perusahaan
Mengembangkan keahlian komunikator dalam bisnis

Sumber:
http://pendidikanekonomia.blogspot.com/2013/10/komunikasi-bisnis.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_bisnis
http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis
http//aurajogja.files.wordpress.com
http://verahadiyati.blogspot.com/2013/05/landasan-pemikiran-komunikasi-bisnis.htmlhttps://medinadenis.wordpress.com/2015/03/17/softskill-dasar-komunikasi-dan-komunikasi-bisnis/

komunikasi bisnis

1. Latar Belakang Penyelenggaraan Komunikasi dengan pasar
Komunikasi merupakan hal yang fundamental didalam kehiupan sehari-hari. Sebagai makhluk social, berkomunikasi itu merupakan hal penting untuk berhubungan antara satu dengan yang lainya.. dalam hal ini komunikasi dengan pasar sangat diperlukan karena bagi para pengusaha yang menginginkan proses produksinya berjalan dengan lancar maka diperllukan komunikasi yang baik dengan pihak lain. Bnayak berbagai sarana-sarana dalam berkomunikasi dengan pasar antara lain dengan pengiriman surat, kunjungan pribadi, dan bisa juga melalui telpon.
Komunikasi yang terjadi dalam ruang ligkup pasar / bisnis bisa berupa komunikasi internal, komunikasi eksternal, baik yang bersifat formal maupun informal. Dalam kehidupan bisnis dalam era globalisasi dan perdaangan bebas saat ini, informasi mengalir dari dalam dan luar perusahaan melalui batas-batas wilayah dan Negara. Oleh karena itu sangatlah penting bagi pimpinan dan pegawai perusahaaan untk selalu meningkatkan ketrampilanya didalam berkomunikasi, khususnya berkomunikasi dalam dunia bisnis ( pasar)
2. Konsep Dasar dan Peranan Komunikasi
Pada dasarnya konsep dasar komunikasi itu meliputi :
1. Proses Komunikasi.
2. Elemen-elemen komunikasi
3. Motivasi untuk komunikasi
Peranan komunikasi itu sendiri adalah untu menciptakan suasana yang benar-benar terjadi pemahaman yang sama dan merangsang pihak lain untuk berfikir atau melakukan sesuatu..
3. Tujuan Komunikasi
Sementara itu menurut Onong Uchjana Effendi dalam buku Dimensi–dimensi Komunikasi tujuan komunikasi adalah sebagai berikut :
1. Perubahan Sosial dan partisipasi sosial. Memberikan berbagai informasi pada masyarakat tujuan akhirnya supaya masyarakat mau mendukung dan ikut serta terhadap tujuan informasi itu disampaikan. Misalnya supaya masyarakat ikut serta dalam pilihan suara pada pemilu atau ikut serta dalam berperilaku sehat, dan sebagainya.
2. Perubahan Sikap. Kegiatan memberikan berbagai informasi pada masyarakat dengan tujuan supaya masyarakat akan berubah sikapnya. Misalnya kegiatan memberikan informasi mengenai hidup sehat tujuannya adalah supaya masyarakat mengikuti pola hidup sehat dan sikap masyarakat akan positif terhadap pola hidup sehat.
3. Perubahan pendapat. Memberikan berbagai informasi pada masyarakat tujuan akhirnya supaya masyarakat mau berubah pendapat dan persepsinya terhadap tujuan informasi itu disampaikan, misalnya dalam informasi mengenai pemilu. Terutama informasi mengenai kebijakan pemerinatah yang biasanya selalu mendapat tantangan dari masyarakat maka harus disertai penyampaian informasi yang lengkap supaya pendapat masyarakat dapat terbentuk untuk mendukung kebijakan tersebut.
4. Perubahan perilaku. Kegiatan memberikan berbagai informasi pada masyarakat dengan tujuan supaya masyarakat akan berubah perilakunya. Misalnya kegiatan memberikan informasi mengenai hidup sehat tujuannya adalah supaya masyarakat mengikuti pola hidup sehat dan perilaku masyarakat akan positif terhadap pola hidup sehat atau mengikuti perilaku hidup sehat.
4. Komponen-komponen Komunikasi
a. Lingkungan komunikasi Lingkungan (konteks) komunikasi setidak-tidaknya memiliki tiga dimensi:
1. Fisik, adalah ruang dimana komunikasi berlangsung yang nyata atau berwujud.
1. Sosial-psikoilogis, meliputi, misalnya tata hubungan status di antara mereka yang terlibat, peran yang dijalankan orang, serta aturan budaya masyarakat di mana mereka berkomunikasi. Lingkungan atau konteks ini juga mencakup rasa persahabatan atau permusuhan, formalitas atau informalitas, serius atau senda gurau,
2. Temporal (waktu), mencakup waktu dalam hitungan jam, hari, atau sejarah dimana komunikasi berlangsung.
b. Sumber-Penerima Kita menggunakan istilah sumber-penerima sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan untuk menegaskan bahwa setiap orang yang terlibat dalam komunikasi adalah sumber (atau pembicara) sekaligus penerima (atau pendengar). Anda mengirimkan pesan ketika anda berbicara, menulis, atau memberikan isyarat tubuh. Anda menerima pesan dengan mendengarkan, membaca, membaui, dan sebagainya.
Tetapi, ketika anda mengirimkan pesan, anda juga menerima pesan. Anda menerima pesan anda sendiri (anda mendengar diri sendiri, merasakan gerakan anda sendiri, dan melihat banyak isyarat tubuh anda sendiri) dan anda menerima pesan dari orang lain (secara visual, melalui pendengaran, atau bahkan melalui rabaan dan penciuman). Ketika anda berbicara dengan orang lain, anda memandangnya untuk mendapatkan tanggapan (untuk mendapatkan dukungan, pengertian, simpati, persetujuan, dan sebagainya). Ketika anda menyerap isyarat-isyarat non-verbal ini, anda menjalankan fungsi penerima.
c. Enkoding-Dekoding
Dalam ilmu komunikasi kita menamai tindakan menghasilkan pesan (misalnya, berbicara atau menulis) sebagai enkoding (encoding). Dengan menuangkan gagasan-gagasan kita ke dalam gelombang suara atau ke atas selembar kertas, kita menjelmakan gagasan-gagasan tadi ke dalam kode tertentu. Jadi, kita melakukan enkoding.
Kita menamai tindakan menerima pesan (misalnya, mendengarkan atau membaca) sebagai dekoding (decoding). Dengan menerjemahkan gelombang suara atau kata-kata di atas kertas menjadi gagasan, anda menguraikan kode tadi. Jadi, anda melakukan dekoding.
Oleh karenanya kita menamai pembicara atau penulis sebagai enkoder (encoder), dan pendengar atau pembaca sebagai dekoder (decoder). Seperti halnya sumber-penerima, kita menuliskan enkoding-dekoding sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan untuk menegaskan bahwa anda menjalankan fungsi-fungsi ini secara simultan. Ketika anda berbicara (enkoding), anda juga menyerap tanggapan dari pendengar (dekoding).
d. Kompetensi Komunikasi Kompetensi komunikasi mengacu pada kemampuan anda untuk berkomunikasi secara efektif (Spitzberg dan Cupach, 1989). Kompetensi ini mencakup hal-hal seperti pengetahuan tentang peran lingkungan (konteks) dalam mempengaruhi kandungan (content) dan bentuk pesan komunikasi (misalnya, pengetahuan bahwa suatu topik mungkin layak dikomunikasikan kepada pendengar tertentu di lingkungan tertentu, tetapi mungkin tidak layak bagi pendengar dan lingkungan yang lain). Pengetabuan tentang tatacara perilaku nonverbal (misalnya kepatutan sentuhan, suara yang keras, serta kedekatan fisik) juga merupakan bagian dari kompetensi komunikasi.
Dengan meningkatkan kompetensi anda, anda akan mempunyai banyak pilihan berperilaku. Makin banyak anda tahu tentang komunikasi (artinya, makin tinggi kompetensi anda), makin banyak pilihan, yang anda punyai untuk melakukan komunikasi sehari-hari. Proses ini serupa dengan proses mempelajari perbendaharaan kata: Makin banyak kata anda ketahui (artinya, makin tinggi kompetensi perbendaharaan kata anda), makin banyak cara yang anda miliki untuk mengungkapkan diri.
e. Pesan Pesan komunikasi dapat mempunyai banyak bentuk.. Walaupun biasanya kita menganggap pesan selalu dalam bentuk verbal (lisan atau tertulis), ini bukanlah satu-satunya jenis pesan. Kita juga berkomunikasi secara nonverbal (tanpa kata). Sebagai contoh, busana yang kita kenakan, seperti juga cara kita berjalan, berjabatan tangan, menggelengkan kepala, menyisir rambut, duduk, dan. tersenyum. Pendeknya, segala hal yang kita ungkapkan dalam melakukan komunikasi.
f. Saluran Saluran komunikasi adalah media yang dilalui pesan. Jarang sekali komunikasi berlangsung melalui hanya satu saluran, kita menggunakan dua, tiga, atau empat saluran yang berbeda secara simultan. Sebagai contoh, dalam interaksi tatap muka kita berbicara dan mendengarkan (saluran suara), tetapi kita juga memberikan isyarat tubuh dan menerima isyarat ini secara visual (saluran visual). Kita juga memancarkan dan mencium bau-bauan (saluran olfaktori). Seringkali kita saling menyentuh, ini pun komunikasi (saluran taktil).
g. Umpan Balik Umpan balik adalah informasi yang dikirimkan balik ke sumbernya. Umpan balik dapat berasal dari anda sendiri atau dari orang lain. Dalam diagram universal komunikasi tanda panah dari satu sumber-penerima ke sumber-penerima yang lain dalam kedua arah adalah umpan balik. Bila anda menyampaikan pesan misalnya, dengan cara berbicara kepada orang lain anda juga mendengar diri anda sendiri. Artinya, anda menerima umpan balik dari pesan anda sendiri. Anda mendengar apa yang anda katakan, anda merasakan gerakan anda, anda melihat apa yang anda tulis.
Umpan balik ini dapat datang dalam berbagai bentuk: Kerutan dahi atau senyuman, anggukan atau gelengan kepala, tepukan di bahu atau tamparan di pipi, semuanya adalah bentuk umpan balik.
h. Gangguan Gangguan (noise) adalah gangguan dalam komunikasi yang mendistorsi pesan. Gangguan menghalangi penerima dalam menerima pesan dan sumber dalam mengirimkan pesan. Gangguan dikatakan ada dalam suatu sistem komunikasi bila ini membuat pesan yang disampaikan berbeda dengan pesan yang diterima. Gangguan ini dapat berupa gangguan fisik (ada orang lain berbicara), psikologis (pemikiran yang sudah ada di kepala kita), atau semantik (salah mengartikan makna).
5. Komunikasi Tatap Muka
Komunikasi tatap muka adalah komunikasi yang secara langsung terjadi antara face to face tanpa alat bantuan. Komunikasi tatap muka ini sangat penting dalam berbisnis. Meskipun dalam menulis memo kepada pegawai akan lebih teliti dan efisien dengan mencatat.
Tujuan dari komunikasi tatap muka adalah :
1. mengerti akan pentingnya komunikasi tatap muka dalam memecahkan masalah
2. mengerti kapan komunikasi tatap muka lebih tepat digunakan dalam memecahkan masalah
3. mengerti tentang konsep-konsep pokok agar komunikasi tatap muka menjadi lebih baik
4. mempelajari konsep-konsep pokok komunikasi tatap muka menjadi lebih baik
5. dapat mengembangkan ketrampilan dalam meningkatkan komunikasi tatap muka.http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/latar-belakang-dan-peranan-komunikasi-dalam-dunia-bisnis-3/